Senin, 29 Juni 2015

PERASAAN APA INI?

ya Tuhan.. Perasaan apa ini?
hampa..
sedih.

pernah nggak kalian ngerasain hal yg sama?
hal kayak gini..

saat kamu punya pacar, lalu ada cewek/cowok lain yg daridulu udh suka sm pacar kamu mendekati pacar kamu disaat sudah ada kamu?
kamu cemburu buta dan pacar kamu berjanji untuk tidak menanggapinya lagi. Lalu, suatu saat cewek/cowok ini ngechat pacar kamu dan pacar kamu menanggapinya. Kamu tahu dan marah. Pacar kamu berjanji lagi untuk tidak menanggapinya lagi. Namun, kejadian itu terulang lagi, dan pacar kamu tetap menanggapinya. Kamu hanya bisa diam saja, lalu dia menghapus chat itu. Setelah beberapa saat, tiba2 teman2 dekatmu memberi kabar bahwa pacar kamu memberikan oleh2 khas jogja kepada cewek/cowok itu dan kamu tidak tahu menahu tentang hal ini. Sakit bukan?
Lalu kalian bertemu dan pacar kamu menjelaskan bahwa pacar kamu hanya menepati janji untuk memberikan oleh2, tanpa sepengetahuan kamu. Tapi, bagaimana dengan janji yg telah ia buat untukmu dulu? tentang tidak menganggapnya lagi? Kamu marah terhadap pacar kamu, dan pacar kamu tetap bersikukuh bahwa hanya sebatas teman dan hanya menepati janji. Memang cewek/cowok itu berteman dengan pacar kamu mulai kecil.
Apa salah jika kau cemburu?
apa salah jika mereka hanya teman? apa itu salah?
apa salah jika menghentikan ini semua?
apa oleh2 begitu penting dibanding denganmu?
apa salah jika kau memakinya?
apa salah jika kau memutuskan hubungan dengannya?
apa ini hanya sensasi biasa?
apa ini hanya masalah kecil dan tidak perlu membesarkannya?
apa kau yakin jika kau memaafkannya, dia akan benar2 berubah?
apa setelah ini kau akan tetap menyayanginya seperti kau menyayanginya dulu?
apa setelah ini kau yakin bisa tetap bertahan dengannya?
apa salah jika memang ia salah?
apa kau salah menyalahkannya?
apa kau yakin kau benar?
apa kau yakin kau melakukan hal yg benar?
apa harus kau menangisi dia?
apa ini hanya hal kecil?
apa ini masalah yg kecil?
apa kau tidak merasa sakit hati yg teramat?
apa kau pikir ini hanya melebih-lebihkan?
apa yang harus kau lakukan?

bagaimana jika ini semua kualami? dan aku tak tahu harus bersikap bagaimana.
apa?
mungkin hanya kata "tidak tahu""aku sudah lelah""terserah" yg muncul dipikiranku.